Kebijakan Pemerintah dan Amanah Islam: Menegakkan Pemerintahan yang Adil dan Transparan

muslimX
By muslimX
4 Min Read

muslimx.id – Kebijakan pemerintah dan amanah Islam adalah dua hal yang tak terpisahkan dalam menciptakan pemerintahan yang adil dan transparan. Dalam Islam, pengelolaan negara tidak hanya sebatas urusan administratif, tetapi juga sebuah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kebijakan yang diambil pemerintah harus mencerminkan prinsip-prinsip keadilan sosial yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, yaitu memberikan hak yang adil kepada seluruh rakyat. Terutama mereka yang berada dalam kondisi rentan. Kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat akan memastikan bahwa setiap individu dapat keluar dari belenggu kemiskinan, baik itu kemiskinan kultural maupun struktural.

Kemiskinan Kultural dan Struktural: Dua Tantangan Besar

Penyebab utama kemiskinan di Indonesia dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu kemiskinan kultural dan kemiskinan struktural. Kemiskinan kultural sering kali disebabkan oleh faktor individu, seperti malas, rendahnya etos kerja, budaya KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme). Serta perilaku foya-foya yang menghambat kemajuan individu atau kelompok. Di sisi lain, kemiskinan struktural lebih berkaitan dengan hambatan sistemik yang dihadapi oleh individu atau kelompok tertentu. Adapun yang membuat mereka kesulitan untuk keluar dari kemiskinan, meskipun mereka telah berusaha keras. Hambatan ini meliputi terbatasnya akses terhadap pendidikan yang bermutu, layanan kesehatan yang layak, lapangan kerja yang adil, serta ketidakmerataan sumber daya alam dan keadilan hukum.

Dalam Islam, baik kemiskinan kultural maupun struktural mendapatkan perhatian yang serius. Mengenai kemiskinan kultural, Rasulullah SAW menekankan pentingnya memiliki profesi pekerjaan, bahkan bagi generasi muda. Beliau bersabda:
“Sesungguhnya Allah mencintai orang mukmin yang memiliki profesi pekerjaan.” (H.R. al-Baihaqi)

Rasulullah SAW bukan hanya memberikan nasihat, tetapi juga menjadi teladan dengan memulai pekerjaan sejak usia muda. Beliau menggembala kambing pada usia 8 tahun, dan menjadi pedagang internasional pada usia 12 tahun.

Untuk mengatasi kemiskinan struktural, Rasulullah SAW juga menekankan pentingnya sistem ekonomi yang jujur dan tidak membebani rakyat dengan pajak atau pungutan yang tidak adil. 

Dalam sebuah Hadis, beliau bersabda:
“Ini adalah pasar kalian, janganlah kalian saling mengurangi (takaran) dan jangan mengambil pajak.” (H.R. Ibn Majah)

Hadis ini menunjukkan bahwa sistem ekonomi yang adil, tanpa eksploitasi, adalah kunci untuk mengatasi ketimpangan sosial dan ekonomi yang sering kali menjadi penyebab kemiskinan struktural.

Solusi untuk Mewujudkan Pemerintahan yang Adil dan Transparan

Untuk mengatasi kemiskinan baik kultural maupun struktural, kebijakan pemerintah harus berfokus pada pembangunan yang adil dan merata. Berikut adalah beberapa solusi yang dapat diterapkan:

  1. Peningkatan Akses Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan
    Pemerintah harus memastikan bahwa pendidikan berkualitas dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat, termasuk yang tinggal di daerah pedesaan. 
  2. Pembangunan Ekonomi yang Merata
    Pembangunan ekonomi yang terpusat di kota besar seringkali mengabaikan daerah-daerah pedesaan yang tertinggal.
  3. Reformasi Pajak yang Adil dan Transparan
    Kebijakan perpajakan yang adil sangat penting untuk memastikan bahwa rakyat tidak dibebani dengan pajak yang tidak proporsional. 
  4. Membangun Pasar yang Adil dan Terjangkau
    Mengimplementasikan pasar yang jujur, tanpa manipulasi harga atau takaran yang merugikan konsumen, sangat penting untuk menjaga keadilan sosial. 

Kesimpulan

Kebijakan pemerintah yang adil dan transparan merupakan salah satu kunci utama dalam mengatasi kemiskinan kultural dan struktural. Dengan menerapkan prinsip-prinsip yang diajarkan dalam Islam, seperti keadilan sosial dan ekonomi, serta memastikan bahwa kebijakan pemerintah berpihak pada rakyat. Kita dapat mewujudkan negara yang lebih adil dan sejahtera. Seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, setiap kebijakan yang diambil harus berfokus pada kesejahteraan umat, dengan menjaga integritas pasar, memerangi kemiskinan, dan memastikan pemerintahan yang bebas dari eksploitasi. Islam mengajarkan bahwa tanggung jawab besar ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya oleh setiap penguasa.

Share This Article