Khutbah Jumat Edisi 15 Mei 2026 : Kemiskinan dan Keadilan dalam Pandangan Islam, Amanah Harta dan Tanggung Jawab Sosial

muslimX
By muslimX
4 Min Read

muslimx.idPembahasan tentang kemiskinan dan keadilan bukan hanya persoalan ekonomi semata. Dalam pandangan Islam, ia menyentuh hal yang lebih dalam, yaitu bagaimana manusia memahami harta sebagai amanah, serta tanggung jawab sosial sebagai bagian dari ibadah.

Segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan kepada kita nikmat iman, Islam, serta kesempatan untuk terus memperbaiki diri dalam kehidupan yang sementara ini. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarga beliau, para sahabat, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.

Harta adalah Amanah, Bukan Sekadar Kepemilikan

Islam menegaskan bahwa segala yang dimiliki manusia pada hakikatnya adalah titipan dari Allah SWT. Manusia hanya diberi wewenang untuk mengelola, bukan memiliki secara mutlak.

Allah SWT berfirman:

“Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya…” (QS. Al-Hadid: 7)

Ayat ini menunjukkan bahwa harta adalah amanah yang harus digunakan sesuai dengan kehendak Allah, bukan sekadar untuk kepentingan pribadi tanpa batas.

Ketika harta hanya berputar pada segelintir orang, sementara sebagian yang lain hidup dalam kekurangan, maka keseimbangan sosial menjadi terganggu. Di sinilah kemiskinan seringkali bukan hanya soal kekurangan materi, tetapi juga soal ketidakadilan distribusi amanah.

Zakat dan Sistem Keadilan Sosial dalam Islam

Islam tidak hanya memberikan konsep moral, tetapi juga menghadirkan sistem nyata untuk menjaga keseimbangan sosial, seperti zakat, infak, dan sedekah.

Allah SWT berfirman:

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka…” (QS. At-Taubah: 103)

Zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi juga instrumen keadilan sosial yang menjaga agar kekayaan tidak menumpuk pada satu kelompok saja.

Namun, ketika kesadaran ini melemah, maka sistem yang seharusnya menjadi penopang keadilan tidak berjalan optimal, dan kesenjangan sosial pun semakin melebar.

Tanggung Jawab Sosial sebagai Bagian dari Iman

Dalam Islam, setiap individu tidak hanya bertanggung jawab atas dirinya sendiri, tetapi juga terhadap masyarakat di sekitarnya.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa yang tidak peduli terhadap urusan kaum muslimin, maka ia bukan bagian dari mereka.” (HR. Thabrani)

Hadits ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial bukan pilihan, tetapi bagian dari iman.

Ketika masyarakat yang mampu secara ekonomi tidak lagi peduli terhadap yang lemah, maka jurang ketimpangan akan semakin dalam. Kemiskinan tidak lagi sekadar kondisi ekonomi, tetapi berubah menjadi luka sosial yang terus diwariskan.

Keadilan Bukan Hanya Sistem, tetapi Kesadaran

Keadilan tidak akan pernah tegak hanya dengan sistem dan aturan. Ia membutuhkan kesadaran moral dalam diri manusia.

Sistem bisa dirancang dengan baik, kebijakan bisa dibuat seadil mungkin, tetapi tanpa kesadaran bahwa harta adalah amanah dan bahwa orang lain memiliki hak di dalamnya, maka keadilan hanya akan menjadi slogan.

Islam mengajarkan bahwa keadilan adalah bagian dari kehidupan, bukan sekedar teori. Ia harus hidup dalam perilaku, keputusan, dan kepedulian sosial setiap manusia.

Penutup: Harapan dan Doa

Kemiskinan dan keadilan adalah ujian bagi umat manusia. Ia menguji bukan hanya negara dan pemimpin, tetapi juga hati setiap individu: apakah ia peduli atau abai, apakah ia amanah atau lalai.

Semoga Allah SWT menjadikan kita hamba-hamba yang peka terhadap amanah harta, peduli terhadap sesama, dan mampu menjaga keseimbangan dalam kehidupan sosial.

Ya Allah, berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami, dan jadikan ia jalan untuk kebaikan, jauhkan kami dari sifat kikir, tamak, dan lalai terhadap hak-hak orang lain.

Ya Allah, jadikan masyarakat kami masyarakat yang adil, peduli, dan saling membantu dalam kebaikan.

Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah wa qina ‘adzaban nar.
آمِين يَا رَبَّ الْعَالَمِين1.

Share This Article