muslimx.id – Khutbah Jumat edisi 23 Januari 2026 mengangkat tema penting tentang menegakkan etika pemilihan pemimpin dalam Islam untuk membangun negara yang adil. Salah satu fondasi utama dalam memilih pemimpin adalah kesadaran hidup menurut Islam, yang menuntut umat untuk tidak hanya melihat kapasitas duniawi seorang pemimpin, tetapi juga moralitas dan amanah yang dimilikinya. Pemimpin yang ideal dalam Islam adalah mereka yang dapat mengemban amanah dengan adil, tidak mementingkan diri sendiri, dan memprioritaskan kepentingan rakyat.
Islam mengajarkan bahwa pemimpin bukanlah sekadar posisi kehormatan, tetapi tanggung jawab berat yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT dan rakyat. Oleh karena itu, memilih pemimpin yang sesuai dengan prinsip Islam adalah kunci untuk mewujudkan negara yang adil dan makmur.
Etika Pemilihan Pemimpin dalam Islam: Mengutamakan Keadilan dan Amanah
Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu berlaku adil, berbuat kebajikan, dan memberi bantuan kepada kerabat.” (QS. An-Nahl: 90)
Ayat ini menegaskan bahwa keadilan adalah salah satu prinsip utama dalam pemilihan pemimpin. Pemimpin yang adil tidak akan mengutamakan kepentingan pribadi atau kelompok, melainkan selalu menjaga keseimbangan dan kepentingan rakyat. Pemilihan pemimpin dalam Islam harus berlandaskan pada nilai-nilai keadilan dan amanah, bukan sekadar pertimbangan popularitas atau kedekatan pemerintahan.
Pemimpin yang Amanah dan Tidak Menipu Rakyat
Khutbah menekankan bahwa dalam Islam, pemimpin yang amanah adalah mereka yang tidak menipu rakyat dan tidak menggunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi. Pemilihan pemimpin yang mengutamakan amanah adalah hal yang sangat penting untuk menciptakan sistem pemerintahan yang adil.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini mengingatkan bahwa setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas keputusannya. Pemimpin yang amanah tidak hanya bertanggung jawab terhadap rakyatnya, tetapi juga terhadap Allah SWT. Oleh karena itu, umat Islam harus memilih pemimpin yang bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
Tanggung Jawab Rakyat dalam Memilih Pemimpin
Islam mengajarkan bahwa tanggung jawab memilih pemimpin tidak hanya terletak pada calon pemimpin, tetapi juga pada rakyat. Rakyat memiliki kewajiban untuk memilih pemimpin yang mampu menjalankan tugasnya dengan amanah dan adil.
Allah SWT berfirman:
“Dan Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa yang ada pada diri mereka.” (QS. Ar-Ra’d: 11)
Ayat ini menegaskan bahwa perubahan dalam suatu negara bergantung pada sikap dan tindakan rakyatnya. Rakyat yang bijaksana dalam memilih pemimpin akan berkontribusi pada perubahan yang lebih baik. Oleh karena itu, pemilihan pemimpin bukan hanya hak, tetapi juga tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh kesadaran.
Etika Pemilihan Pemimpin untuk Mewujudkan Negara yang Adil
Khutbah ini mengingatkan bahwa pemilihan pemimpin yang beretika adalah salah satu langkah penting untuk mewujudkan negara yang adil. Negara yang adil hanya bisa terwujud jika pemimpin yang dipilih adalah pemimpin yang amanah, adil, dan memiliki integritas tinggi.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Pemimpin yang adil akan berada di bawah naungan Allah pada hari kiamat, pada saat tidak ada naungan selain naungan-Nya.” (HR. Muslim)
Hadis ini menunjukkan kemuliaan pemimpin yang adil dan amanah. Pemilihan pemimpin dalam Islam harus mengutamakan mereka yang memiliki sifat-sifat ini, karena hanya dengan pemimpin yang adil, negara akan menikmati keberkahan dan kesejahteraan yang langgeng.
Penutup dan Doa
Khutbah Jumat edisi 23 Januari 2026 menegaskan bahwa menegakkan etika pemilihan pemimpin dalam Islam adalah langkah awal menuju negara yang adil dan makmur. Dengan kesadaran hidup menurut Islam, umat dapat memilih pemimpin yang amanah, adil, dan bertanggung jawab. Pemilihan pemimpin yang mengutamakan keadilan dan amanah akan membawa negara menuju pemerintahan yang lebih baik, menciptakan kedamaian, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.Allahumma ya Allah, berikanlah kami pemimpin yang amanah dan adil.
Teguhkan hati kami untuk memilih pemimpin yang membawa kebaikan dan keadilan bagi umat.
Jadikan negeri kami negeri yang penuh dengan keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan.
Lindungi kami dari pemimpin yang menipu dan menyalahgunakan kekuasaan.
Aamiin ya Rabbal ‘Aalamiin.