Mengapa Menegakkan Keadilan Adalah Kewajiban Umat?

muslimX
By muslimX
3 Min Read

muslimx.id – Keadilan merupakan prinsip fundamental dalam ajaran Islam yang tidak dapat ditawar. Al-Qur’an secara tegas memerintahkan umat manusia untuk menegakkan keadilan dalam segala kondisi. 

Allah SWT berfirman, “Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa” (Q.S. al-Ma’idah [5]: 8).

Perintah tersebut menegaskan bahwa keadilan harus ditegakkan tanpa dipengaruhi kepentingan pribadi, kelompok, maupun sentimen kebencian. Keadilan menjadi ukuran ketakwaan sekaligus fondasi utama kehidupan sosial yang sehat.

Dalam perspektif Islam, keadilan tidak bisa dilepaskan dari pengelolaan kekuasaan. Secara umum, politik diartikan sebagai upaya memperoleh, mempertahankan, dan menggunakan kekuasaan dalam rangka mengatur kehidupan bersama.

Hal tersebut juga menekankan kaidah fikih: “Sesuatu yang menjadi penyempurna perkara wajib, maka hukumnya ikut menjadi wajib.” Artinya, ketika keadilan adalah kewajiban, maka memahami dan mengawal proses menjadi bagian dari kewajiban itu sendiri .

Tanggung Jawab Kepemimpinan dan Amanah Umat

Rasulullah SAW mengingatkan bahwa setiap individu memikul tanggung jawab kepemimpinan sesuai perannya masing-masing. “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini menegaskan bahwa menegakkan keadilan bukan hanya tugas pejabat atau pemimpin formal, tetapi kewajiban seluruh umat. Sikap diam terhadap ketidakadilan sama artinya membiarkan kezaliman terus berlangsung.

Pemimpin Adil, Jaminan Naungan Ilahi

Islam memberikan kedudukan istimewa bagi pemimpin yang menegakkan keadilan. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa salah satu golongan yang mendapat naungan Allah SWT pada hari kiamat adalah pemimpin yang adil (H.R. Bukhari dan Muslim).

Pesan hadis ini menunjukkan bahwa keadilan bukan sekadar tuntutan administratif, melainkan memiliki konsekuensi spiritual yang besar. Kekuasaan yang dijalankan tanpa keadilan akan berujung pada kerusakan sosial dan hilangnya kepercayaan publik.

Menegakkan Keadilan sebagai Jalan Kemaslahatan

Hal tersebut menegaskan bahwa kebijakan pemimpin terhadap rakyat harus selalu didasarkan pada kemaslahatan. Ketika keadilan ditegakkan, kesejahteraan sosial akan tercapai dan ketimpangan dapat ditekan .

Sebaliknya, kegagalan menegakkan keadilan akan melahirkan krisis kepercayaan, korupsi, serta penderitaan masyarakat luas. Oleh karena itu, umat Islam dituntut untuk aktif menjaga nilai keadilan dalam ruang sosial, hukum, dan pemerintahan.

Menegakkan keadilan adalah kewajiban agama sekaligus tanggung jawab sosial umat. Keadilan menjadi pilar tegaknya negara yang kuat, masyarakat yang sejahtera, dan kehidupan yang diridhai Allah SWT. Tanpa keadilan, kekuasaan kehilangan arah, dan agama kehilangan peran sosialnya sebagai pembela kebenaran.

Share This Article